By | January 20, 2021

Pada pasien yang baru saja pulang dari negara yang terpapar corona, atau melakukan kontak dengan pasien lain yang terinfeksi corona, durasi isolasi berlangsung selama 14 hari. • Jika Anda demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah cari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu. Tangan menyentuh berbagai permukaan benda dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung, atau mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh Anda sehingga Anda menjadi sakit. Isolasi berarti memisahkan orang yang sakit dengan gejala COVID-19 dan mungkin menular guna mencegah penularan.

Cara untuk isolasi mandiri

Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSA UGM, Trimuryani Nugraheni mengatakan, isolasi mandiri dirumah tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pertama, pantau suhu tubuh dua kali sehari guna memastikan stabil. “Lakukan pengaturan ventilasi, pastikan ruangan isolasi memiliki sirkulasi udara yang baik,” kata Trimuryani dalam bincang-bincang kesehatan dalam rangka HUT 19 Tahun RSA UGM yang digelar secara daring, Rabu (10/2).

Jika hasil pemeriksaan swab PCR positif, maka pihak terkait akan menilai apakah lokasi isolasi mandiri memenuhi standar protokol kesehatan atau tidak. Jika hasil penilaian tidak terpenuhi, maka pasien akan dirujuk untuk isolasi mandiri di fasilitas isolasi terkendali yang telah ditentukan. Warga tak perlu khawatir bila tak bisa menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebab, pemerintah sudah menyediakan lokasi isolasi mandiri dengan fasilitas lengkap. Jangan berbagi piring, gelas minum, cangkir, peralatan makan, handuk, tempat tidur, atau barang pribadi lainnya dengan orang lain. Jika ada salah satu keluarga yang tertular virus corona, langsung lakukan isolasi mandiri.

Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, melakukan kebersihan tangan rutin, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta keringkan, lakukan etika batuk/bersin. Walaupun di rumah, ternyata masyarakat tetap dianjurkan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya isolasi mandiri terutama bagi yang mengalami gejala corona. GridKids.id – Ada beberapa tips atau cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari tertular virus corona saat ada keluarga yang positif dan harus isolasi mandiri di rumah.

Bersihkan permukaan tubuh yang mengandung darah, tinja, atau cairan. Segera hubungi layanan kesehatan jika kondisi makin memburuk. Sebisa mungkin, Anda sebaiknya berdiam di ruangan tertentu dan tidak dalam jarak dekat dengan orang-orang di rumah. Batasi juga kontak dengan hewan peliharaan dan hewan lain di sekitar rumah.

MenurutKompas, April 2020, hampir 70% pasien positif COVID-19 tidak merasakan gejala gangguan kesehatan yang spesifik. Mereka inilah yang dikategorikan sebagai orang tanpa gejala . Karena tidak merasakan gejala yang spesifik, banyak dari OTG yang justru menjadisuper spreaderatau Slot Online Terbaik penular virus COVID-19 terbanyak. Banyaknya kasus positif yang membutuhkan perawatan membuat beberapa rumah sakit di berbagai daerah tidak mampu lagi menerima pasien Covid-19. Beberapa hari lalu, sempat viral video antrian untuk masuk ke Wisma Atlet, Kemayoran.